welcome to my blog

Minggu, 10 Desember 2017

perbedaan hasil tangan kreatif dan tangan amatiran dalam memotret

Semakin hari, semakin banyak saja objek wisata menarik yang mulai populer. Menariknya, kepopuleran objek wisata itu gak lepas dari tangan kreatif para ahli fotografi yang meramu foto objek wisata biasa saja menjadi luar biasa cantik dan estetis.
Sayang, ketika pemula yang kurang memiliki keahlian juga memotret objek wisata yang sama, hasilnya kadang kala tak sebagus hasil jepretan fotografer atau para camera expert. Dirangkum dari berbagai akun Instagram, berikut ini redaksi IDN Times akan menyajikan beberapa foto yang membuktikan bedanya hasil jepretan ahli dan pemula walau objeknya sama. Yuk simak.

1. Rakotzbrücke, Gablenz di Jerman

Foto Profesional vs. Amatiran: 10 Objek Wisata Ini Jadi Beda!
Sebenarnya objek foto ini sih sama yakni Rakotzbrücke, Gablenz di Jerman. Tapi lihat sendiri deh, yang kiri hasil jepretan ahli yang mengutamakan komposisi objek. Sementara yang kanan, asal jepret saja yang bikin hasilnya jadi gak estetis.

2. Menara Eifel, Paris.

Foto Profesional vs. Amatiran: 10 Objek Wisata Ini Jadi Beda!
Bedanya memotret ala fotografer dan pemula sih jelas banget di foto ini. Kalau fotografer bisa mengambil sisi estetis menara Eifel di Paris walau titik bidiknya dari bawah menara, sedangkan hasil foto pemula (kanan) titik bidiknya terlalu mainstream yakni dari depan agar terlihat semua objek menara Eifel-nya.

3. The Cyclades, Yunani

Foto Profesional vs. Amatiran: 10 Objek Wisata Ini Jadi Beda!
Yang kiri adalah hasil jepretan fotografer yang mementingkan komposisi objek dan sumber untuk pencahayaan. Sementara yang kanan adalah hasil jepretan lokasi sama tapi dari sudut pandang berbeda. Kamu suka yang mana?

4. Taj Mahal, India.

Foto Profesional vs. Amatiran: 10 Objek Wisata Ini Jadi Beda!
Kalau kamu suka foto yang mana nih? Kiri dengan komposisi pas dan tekstur warna yang menarik atau kanan yang nampak asal foto karena komposisinya gak terlalu bagus?

5. Plaza de España, Seville dari Spanyol.

Foto Profesional vs. Amatiran: 10 Objek Wisata Ini Jadi Beda!
 Padahal lokasinya sama, tapi dua foto ini penampakannya jadi seperti satu dipotret di masa kini dan satu lagi dipotret di masa mendatang. Bisa bedakan gak mana yang hasil bidikan fotografer atau pemula?
 jadi guys.. kalo kalian mau memotret alangkah baiknya kita memerhatikan sudut pandang yang akan kita abadikan,jangan biaran hasil potret mu tidak di apresiasi baik dan terbuang sia sia

Minggu, 30 April 2017

5 Cara Memilih Kamera DSLR untuk Pemula.
Sebelum melakukan pembelian sebuah kamera ada baiknya kita melakukan review dahulu, dengan melakukan review maka kita akan tau apa saja kamera yang bisa dipilih nantinya. Karena saat ini banyak sekali type-type kamera yang bisa dipilih.

Dan untuk menentukan kamera yang bagus sebenarnya bisa dilihat dari typenya, tetapi jika kamu pengguna baru atau baru pertam ingin membeli kamera tentunya sangat pusing dan bingung harus memilih kamera yang mana baik untuk pengguna baru atau pemula.

Canon dan Nikon salah satu type kamera yang sangat populer saat ini, dan banyak pengguna pemula mendiskusikan hal ini, bagus mana kamera nikon dan canon? lebih baik canon atau nikon? Sebenarnya semuanya saja, hal tersebut tergantung dari kebutuhan kamu. Dan untuk lebih lengkapnya kamera apa yang bagus untuk pemula, maka di sini kami akan membahas secara lengkapnya.simak cara-cara nya ya guys..
  1. Budget
    Sebelum anda ingin pergi ke toko kamera, maka sebaiknya kamu siapin dulu budget yang kamu punya, sudah pas apa belum dengan harga kamera saat ini, dan untuk kamera dslr rata-rata harganya paling murah yaitu 4 - 5 Jutaan. Sehingga dengan mengetahui budget dan menyesuaikan dengan harga kamera sekarang, kamu siap untuk memilih kamera, dan kamera terbaik untuk kamu adalah kamera yang sesuai dengan budget kamu.
      
  2. Kebutuhan
    Kamera mempunyai type sendiri-sendiri, dengan type tersebut bisa dilihat mana yang sesuai dengan yang kamu butuhkan, untuk melihat type apa yang sesuai dengan kamu, bisa dilihat lagi dari harganya, karena harga bisa menentukan kualitas dari kamera tersebut. Sedangkan jika kamu menggunakan kamera hanya untuk sehari-hari sebaiknya pilih saja kamera yang biasa dan harganya dibawah 10 juta. Dan apabila kamu mencari kamera yang cocok untuk usaha fotografi maka pilih harga di atas 7 jutaan.
      
  3. Tanya Teman
    Bila kamu mempunyai teman yang hobi dengan fotografi ada baiknya kamu tanya langsung dengan dia tentang fotografi, dan mana yang lebih rekomendasikannya. Karena, jika orang tersebut sudah punya kamera dslr,dan apa lagi dia sangat suka dengan fotografi, maka tentang kamera dia akan lebih paham.
      
  4. Megapixel
    Megapixel cukup menjadi patokan, karena dengan megapixel kita melihat berapa ukuran pixel kamera tersebut sehingga jika dicetak atau di zoom tidak akan mudah pecah-pecah. Dan meski sekarang ini kamera handphone sudah memiliki megapixel cukup besar dan bahkan rata-rata megapixel kamera di atas 10. Tapi, hal tersebut tidak bisa anda bandingkan dengan kamera dslr, maka mana yang lebih bagus? yang lebih bagus tentunya kamera dslr, karena dslr sudah dirancang khusus untuk kamera. Sedangkan smartphone hanya fitur tambahan saja.
      
      
  5. Broswsing Internet
    Manfaatkan Internet, sekarang ini semuanya menjadi mudah dengan internet. Google sudah memiliki data lengkap yang bisa kamu gunakan untuk mencari hal-hal yang kamu ingin cari. Dan salah satunya kamu sedang membaca tulisan ini, artinya kamu sudah menggunakan internet.
 Nah.. segitu dulu ya guys.. aku pastiin Akan ada lebih banyak lagi postingan yang lebih bermanfaat dari kami

Jumat, 28 April 2017

lima langkah cepat menjadi fotografer
Salam photograph, ya kali ini aku akan membahas tentang rahasia sukses para fotografer, Jika ada kemauan pasti kita ada hasilnya, berikut aku akan menuliskan langkah-langkah awal untuk menjadi fotografer yang sukses,
 Langsung saja kita simak yaa
 1. Memotretlah setiap hari
Ada banyak jenis-jenis fotografi, asahlah kemampuan anda untuk memfoto banyak obyek, salah satu contoh yang dapat kita lakukan
hari Pertama : foto portrait
hari Kedua : foto yang menerapkan Rules of THirds
hari Ketiga : Street Photography
hari keempat : Foto Landscape
hari kelima : Foto segala jenis makanan
hari keenam : Foto dengan sudut tinggi
hari ketujuh : foto arsitek atau bangunan
Dan seterusnya
Jika disiplin dalam menerapkan hal ini maka kemampuan kita akan terasah dengan sendirinya, jadi tetaplah fokus dan disipin untuk memotret semua obyek setiap hari.
2. Tinggalkan kamera DSLR mu dirumah
Lho seakan-akan poin nomor dua ini bertentangan dengan poin 1, tapi tunggu dulu, seringkali ketika kita keluar rumah dengan membawa smartphone kita. Gunakan itu, maksudnya adalah kita memaksimalkan alat yang kita punya, dengan keterbatasan alat kita justru akan meningkatkan kreatifitas ide kita.
3. Tuliskan Semuanya
Setiap fotografer idealnya harus punya catatan kecil seolah-olah itulah buku diary kita, Tuliskan semua inspirasi kita, ide kita, kombinasi warna.
4. Selamatkan data fotomu
Setiap kali mempunyai file foto, seringkali kita memindahkan file di dalam memori ke dalam harddisk kita entah itu di PC Desktop ataupun laptop kita. Untuk antisipasi ada baiknya jika kita punya Harddisk External salin juga data fotomu ke dalam harddisk external. Jika ada masalah dengan Laptop atau PC kita masih punya cadangan.
5. Banyaklah melihat karya orang lain
Dunia fotografi sangat luas, belajarlah dari fotografer yang lain dengan melihat karya-karyanya. Jangan salin atau duplikat karya nya ya, tapi yang bisa kita lihat adalah sudut pengambilan, contoh obyeknya, lokasi pengambilan foto. Setelah mengetahui itu kita bisa mengembangkan karya kita sendiri.
Demikian yang dapat kami bagikan, ingat semakin anda berlatih semakin anda menguasai kamera anda.

Kamis, 27 April 2017

welcome to my blog
hy guys... its my firts blog.gua Isla ishar.disini gua bakalan ngepost tentang cara2 ngeEdit foto dan caraa cara ngeatur kamera biar hasilnya bagus.. tunggu selanjutnya ya guys.lebih lengkapnya tentang gua ada di sini ya guys
instagram: @isla_ishar @adeoproduction
facebook: isla ishar